Wednesday, July 17, 2013

APLIKASI PENGELOLAAN SUKU CADANG DENGAN RUMUSAN SUGGESTION ORDER

APLIKASI PENGELOLAAN SUKU CADANG
DENGAN RUMUSAN SUGGESTION ORDER
(Studi Kasus pada Dealer Nissan PT. Indomobil Sukses Internasional) 


ABSTRAK

Dealer  Nissan  merupakan  anak  perusahaan  PT.  Indomobil  Sukses  Internasional  Tbk.  yang
memang   menekuni   bidang   otomotif   secara   spesifik.   Pelayanan   yang   optimal   terhadap   pelanggan
merupakan salah satu budaya yang ditegakkan demi kelangsungan perusahaan. Salah  satu tonggak utama
yang menopang penghasilan dealer ialah penjualan suku cadang.  
Penjualan suku cadang dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti dilakukan secara langsung
ke pelanggan maupun melalui operasional bengkel yang membutuhkan suplai suku cadang saat melakukan
pelayanan  jasa  perbaikan  dan  pemeliharaan  kendaraan  roda  empat.  Tingkat  penjualan  yang  tinggi
menimbulkan dampak pembelian terhadap suku cadang pun meningkat guna menambah stok di gudang.
Tipe pembelian suku cadang yang dikupas secara tuntas ialah tipe pembelian atau pesanan regular
yang  artinya  pesanan  rutin  tiap  bulan  terhadap  suku  cadang  yang  berasal  dari  principal  supplier  yaitu
Nissan Motor Indonesia. Tipe pemesanan ini beresiko salah dikarenakan suku cadang yang dipesan tentu
dalam partai besar. 
Dalam analisanya, penulis menemui banyak kendala yang harus diperbaiki. Dengan dirancangnya
suatu sistem baru diharapkan dapat memenuhi kebutuhan perusahaan dan meningkatkan keuntungan yang
tidak hanya materi tetapi mengenai kelangsungan perusahaan untuk jangka panjang.

Kata Kunci: Suku Cadang, Pembelian dan Penjualan Suku Cadang, Dealer Nissan

1           PENDAHULUAN
Bagian isi jurnal dibagi menjadi dua kolom yang sama  besar,  dengan  ketentuan  penulisan  yang
lain sama dengan penulisan pada abstrak.

1.1      Latar Belakang

Berdasarkan  pada   pengalaman  Kerja   Industri selama  enam  setengah  bulan  di  Dealer  Nissan. Dapat disimpulkan  bahwa  dealer  Nissan  pada awalnya   telah   menggunakan   prosedur   yang terkomputerisasi.  Namun,  sistem  yang  dibangun dirasa    kurang    memadai    untuk    menangani pembentukan  dasar  dari  pengambilan  keputusan atas   kelangsungan   suatu   barang   di   gudang penyimpanan     suku     cadang.     Kelangsungan tersebut     erat     hubungannya     dengan     masa pemesanan,  kuantitas  yang  dipesan,  dan  tingkat permintaan dari pelanggan. 

Inilah    dasar    paling    utama    bagi    penulis. Menunjang  suatu  permintaan  pengadaan  sistem baru yang dapat menggantikan sistem yang lama dengan    tujuan    meningkatkan    efisiensi    dan efektifitas  kinerja  suatu  organisasi  khususnya dealer  Nissan.    Serta  meminimalisir  kesalahan  - kesalahan   akibat   proses  bisnis   yang   masing seringkali dijalankan secara manual.

Sistem     Informasi     Manajemen     Pendukung Pengambilan     Keputusan     Pemesanan     Suku Cadang pada Periode Tertentu Dealer Nissan PT. Indomobil Group. Dalam keseharian di lapangan lebih   akrab   menggunakan   istilah   Suggestion Order  System  dan  bisa  disingkat  dengan  istilah Sugor   agar   lebih   mudah   untuk   penjelasan berikutnya.  Suggestion  Order  merupakan  data yang  dihasilkan  oleh  sistem sebagi  saran  yang memuat   kuantitas   suatu   barang   yang   perlu dipesan   pada   penyalur   barang  dengan   dasar penghitungan yang ada pada EOQ (Economy of  Quantity)    agar    memenuhi    kebutuhan    dan permintaan pelanggan yang terkontrol.

1.2      Rumusan Masalah
Berdasarkan   latar   belakang   tersebut   di   atas, terdapat beberapa rumusan masalah yang akan di bahas dalam proyek akhir ini, antara lain:





1.    Apa  saja  jenis  tipe  barang  yang  tersedia  di gudang ?
2.    Kriteria    apa    saja    yang    menjadi    dasar pengklasifikasian barang ?
3.    Bagaimana  merepresentasikan  makna  EoQ secara sederhana melalui sistem?
4.    Bagaimana   perhitungan   yang   selama   ini dijalankan dalam usaha  mengantisipasi stok yang  akan  habis  serta  penanganan  seperti apa     yang     akan     dicerminkan     melalui perancangan   sistem   yang   baru   terhadap kondisi barang habis di gudang ?
5.    Bagaimana       suatu       persediaan       akan memunculkan  jurnal  biaya-biaya,  baik  itu biaya    penyimpanan    barang    di    gudang, maupun biaya pemesanan barang persediaan ke pemasok?
6.    Bagaimana  daily report atau monthly report mengenai   stok   barang   di   gudang   suku cadang   bisa   disajikan   secara   rapi   dan sistematis  kepada  Finance  and  Accounting Department (FAD)?

1.3      Tujuan

Tujuan penelitian dilakukan adalah:
1.    Menginformasikan  ketersediaan  tipe  barang di gudang suku cadang.
2.    Memahami   segala   kriteria   yang   menjadi dasar   pengklasifikasian   barang   sehingga menjadi suatu  pengetahuan  bagi  partman dalam   mengimplementasikan   sistem   dan melakukan proses bisnis secara keseluruhan.

Download versi lengkapnya dalam PDF :

Aplikasi persediaan barang dengan metode suggestion order.pdf